Tentang Kejaksaan Negeri Surakarta

 

1.  GEOGRAFI.

-           Seluruh  kota  Surakarta   yang  merupakan  daratan  rendah  yang   luasnya kurang lebih 4.404,0593 km2. Disebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar, disebelah Barat, Timur dan Selatan berbatasan dengan Kabupaten Sukoharjo.

-           Hampir seluruh bagian daerah digunakan untuk pemukiman, perusahaan industri, perkantoran dan lain-lain, sedang areal persawahan, ladang dan tanggul hanya 5 %.

-           Jumlah penduduk kota Surakarta sekitar 513.210 jiwa.  Mayoritas penduduk beragama Islam, sedang tradisi Jawa masih kuat tertanam dalam kehidupan masyarakat. Kota Surakarta terkenal sebagai salah satu pusat beberapa aliran kepercayaan, dimana terdapat 19 aliran kepercayaan yang masih hidup atau aktif, dari sekian aliran kepercayaan tersebut yang menonjol adalah ‘ PANGESTU ‘, setiap malam Selasa Kliwon pengurus dan pimpinan aliran kepercayaan memberikan ceramah tentang aliran yang dianutnya dalam pengawasan Bakor Pakem Kejaksaan Negeri Surakarta. Disamping itu di Kota Surakarta tercatat 56 orang yang melakukan praktek pengobatan tradisional, paranormal, tabib dan panti pijat. Di Kota Surakarta terdapat MATAKIN ( Majelis Tinggi Agama Konghuchu Indonesia ) yang memiliki sekolah dan litbang ( tempat ibadah ).

2. POLITIK DAN PEMERINTAHAN.

Situasi dan kehidupan Politik didaerah Hukum Kejaksaan Negeri Surakarta cukup stabil, aman dan terkendali dapat diwujudkan situasi yang kondusip.

3.   EKONOMI.

-  Perkembangan perekonomian di Surakarta, telah menunjukkan perbaikan, walaupun belum sepenuhnya dapat diatasi, namun telah menunjukkan adanya tanda-tanda pemulihannya.

-  Perusahaan-perusahaan di Surakarta yang menunjang kelancaran perekonomian, menjadi semakin stabil, sehingga harga 9 ( sembilan ) bahan pokok masih bisa dijangkau masyarakat.

4. PENDIDIKMAN, KESEHATAN, PEMUDA DAN OLAH RAGA

a.   Pendidikan pada umumnya juga terkena dampak krisis ekonomi yang melanda negara-negara di Asia khususnya di Indonesia. Namun sudah ada usaha-usaha baik dari pemerintah dan kalangan swasta untuk sedapat mungkin membantu para anak didik dapat terus melanjutkan pendidikannya.

b.   Di Kota Surakarta terdapat SD Negeri maupun Swasta sebanyak 303 buah, SMP ada 69 buah, SMU ada 44 buah, sekolah kejuruan ada 37 buah. Sedangkan Perguruan Tinggi Negeri ada 1 buah (Universitas Sebelas Maret) dan 11 buah Perguruan Tinggi Swasta.

c.   Prasarana Kesehatan di Kota Surakarta sebagai berikut :

-     Rumah Sakit                          =   15 buah.

-     Puskesmas                            =   15 buah.

-     Puskesmas Pembantu          =   26 buah.

-     Balai Pengobatan                  =   16 buah.

-     Apotek                                   = 124 buah.

-     Toko Obat                              =   22 buah.

-     Rumah Bersalin                    =   13 buah.

-     Laboratorium                         =     5 buah.

-     Dokter                                    =  371 orang ( Umum dan Spesialis ).

-     Bidan                                      =   216 orang.

-     Perawat                                 =  1.521 orang.

d.   Di Kota Surakarta terdapat 28 Cabang olah raga yang dikoordinator oleh KONI cabang Kota Surakarta, sedangkan Gugus Depan ada 813 dengan jumlah anggota 59,411 orang.

e.   Pemerintah Kota Surakarta dikepalai oleh Walikota dan saat ini di jabat oleh Ir. H. DJOKO WIDODO, sedang Sekretaris Daerah dijabat oleh BUDI SUHARTO.SH.Msi. dan Ketua DPRD Kota Surakarta adalah YF.SUKASNO.         

Muspida Kota Surakarta terdiri dari :

  1. Walikota Surakarta.
  2. Dan Dim 0735.
  3. Kapoltabes Surakarta disamping Muspida Kota Surakarta, terdapat pula
  4. Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta.

 Muspida Koordinator Surakarta terdiri dari :

  1. Badan Koordinasi Pembangunan Lintas Kota / Kabupaten Wil II.
  2. Danrem 074/WT Surakarta.
  3. Kapolwil Surakarta.
  4. Dan Lanud Adi Sumarmo.
  5. Kajari Surakarta.

Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta disamping sebagai anggota Muspida Kota Surakarta juga menjabat sebagai anggota Muspida koordinator Surakarta.

 Adapun pejabat yang setingkat dengan Muspida Koordinator adalah :

  1. Dan Kopassus Group 2.
  2. Dan Brigif 6 Kostrad.
  3. Dan Pusdiktop TNI AD.
  4. Dan Pusdikdar TNI AU.

5.   KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM.

  1. Situasi keamanan dan ketertiban umum cukup rawan, hal ini terlihat dari tingkat kriminalitas yang menonjol baik secara kualitas maupun kuantitas.
  2. Bakorinda ( Badan Koordinasi Intelijen Daerah ) Kota Surakarta dimana duduk pula unsure Kejaksaan, selaku bekerjasama saling melengkapi informasi. Kegiatannya agak tersendat setelah adanya pemisahan antara TNI dan POLRI.
  3. Gangguan keamanan yang mengarah pada kegiatan makar sampai saat ini belum memenuhi kriteria, hanya tercatat kelompok kecil PRD dan LSM yang berpotensi melakukan demo karena tidak puas terhadap peranan pemerintah dalam menyikapi reformasi.

KEPALA KEJAKSAAN NEGERI SURAKARTA

Pejabat Struktural

Jejak Pendapat

Bagaimanakah pelayanan Kejaksaan menurut Anda?????